5 Cara Ampuh Menghilangkan Mual Saat Hamil

Mual saat hamil adalah hal wajar yang kerap terjadi, khususnya pada awal-awal kehamilan. Hal ini bisa disertai dengan pusing, muntah yang disebabkan berbagai hal dan tidak selalu terjadi di pagi hari. Dapatkan informasi yang akurat dan dipercaya sehingga kamu bisa mencari solusi yang paling tepat.

Cara Mudah Untuk Menangani Mual Saat Hamil

Wanita hamil merasa mual umumnya di tiga bulan pertama kandungan. Walau tidak tertutup bisa berlangsung lebih lama. Perubahan hormon tersebut memuncak pada minggu ke-9 dan mereda setelah minggu ke dua belas [1]. Atasi rasa tidak nyaman karena mual saat hamil dengan mencoba beberapa hal berikut.

1. Perubahan Kebiasaan

Umumnya ibu hamil tidak memiliki cara khusus untuk mengatasi rasa mual karena beranggapan merupakan hal normal yang hanya perlu dihadapi saja. Dengan mendatangi puskesmas dan dokter, ibu hamil bisa mengetahui kalau sebenarnya merubah kebiasaan perilaku sehari-hari bisa secara efektif mengatasi rasa mual ketika hamil [2].

Lakukan aktivitas dengan perlahan dan tidak terburu-buru untuk menyelesaikan tugas sehari-hari. Berikan jeda sekitar 10 menit sebelum beranjak dari tempat tidur. Usahakan untuk memberikan waktu lebih banyak agar tubuh bisa beradaptasi dengan kondisi hamil yang merubah bentuk tubuh, nafsu makan dan mood kamu.

2. Camilan Sehat

Bumil dapat mencegah mual saat hamil dengan menyimpan camilan sehat yang mudah disiapkan. Calon ibu dapat mengisi perut yang kosong dengan cemilan yang terbukti bisa mengurangi morning sickness khususnya di pagi hari [3]. Cari tahu snack apa yang terbaik untuk dikonsumsi saat hamil ke puskesmas atau dokter.

3. Makan Porsi Kecil dan Sering

Mual dan muntah akan menyebabkan kehilangan nafsu. Kondisi ini tentu buruk bagi ibu yang sedang mengandung. Coba untuk makan dengan porsi sedikit namun sering. Pagi hari bisa dengan biskuit atau roti. Siang bisa makan nasi, pasta atau apa saja yang disukai. Hindari makanan menyengat yang bisa memicu rasa mual [4].

Hindari langsung tidur setelah makan. Berilah waktu agar makanan dapat dicerna dengan beraktivitas semampunya. Kamu juga bisa mengkonsumsi makanan lebih hambar untuk membuatnya lebih nyaman untuk diterima oleh perut.

4. Aromaterapi

Alternatif lain untuk mengatasi mual saat hamil adalah dengan menghirup aroma terapi dari wewangian yang menenangkan seperti lavender, jahe, dan peppermint. Ada beberapa penelitian yang menunjukan pengaruh signifikan untuk penggunaan essential oil peppermint untuk mengurangi rasa mual ketika hamil [5].

Menghirup inhalasi lemon juga teruji memiliki pengaruh positif untuk meredakan rasa mual [6]. Tentu hal ini berbeda-beda efeknya pada ibu hamil. Bila aromaterapi justru menyebabkan mual semakin parah maka hentikan pemakaian.

5. Cukup Minum

Secara umum wanita Indonesia lebih memilih cara-cara tradisional untuk mengatasi rasa mual ketika mengandung. Meminum air jahe adalah cara baik untuk mengembalikan tenaga yang terkuras saat sering muntah dan mencegah tubuh untuk mengalami dehidrasi karena kekurangan cairan [7].

Jahe yang hangat bisa membuat perut dan badan nyaman dan meredakan perasaan mual di mulut. Buatlah secangkir air jahe di pagi, sore hari atau saat-saat tertentu dimana ibu hamil merasa paling sering merasa mual.

Calon Ibu perlu memenuhi kebutuhan air putih sekitar 10 gelas per hari atau sama dengan 2,3 liter. Kebutuhannya lebih banyak dari kondisi normal yang diharuskan minum sebanyak 8 gelas air sehari. Hal ini dikarenakan adanya kenaikan berat badan yang disertai kebutuhan air lebih banyak untuk memenuhi kebutuhan janin dan volume darah selama kehamilan [8].

Pada saat sering mual di awal kehamilan, calon ibu dapat minum AQUA untuk memenuhi kebutuhan mineral sehari-hari. Air minum berkualitas seperti AQUA bukan air putih kemasan biasa, kandungannya dapat membantu calon ibu menghadapi masa kehamilannya dengan baik. Dengan demikian tubuh bisa beradaptasi dengan perubahan hormon di awal-awal kehamilan.

AQUA kaya dengan mineral seperti magnesium, silika, natrium, kalsium dan kalium untuk mengimbangi kebutuhan cairan dan tulang saat berbadan dua. Kandungan mineral zinc dan seleniumnya juga mendukung pembentukan sel dan protein pada janin.

AQUA hanya menggunakan sumber air pegunungan terbaik melalui proses penelitian yang dilakukan dengan cermat dan aman selama satu tahun sebelum akhirnya dijadikan sebagai sumber air AQUA. Fakta ini yang semakin meyakinkan konsumen untuk memenuhi kebutuhan air putih khususnya saat hamil adalah mengonsumsi air mineral AQUA

AQUA memastikan keseluruhan proses pembuatan produknya aman dan berkualitas. Pemilihan sumber air, perlindungan kandungan mineral alaminya dan proses pengemasan dilakukan dengan mengadopsi teknologi canggih dan terjamin. Dengan demikian kualitas air mineral AQUA terjamin kualitasnya untuk konsumen minum dengan rutin.

AQUA memiliki pengalaman lebih dari 48 tahun untuk menghadirkan Air mineral terbaik dan alami dengan kualitas yang sama pada tiap produk AQUA yang dijual. Mengkonsumsi air mineral alami yang pengemasannya diawasi dengan ketat tentu memberikan ketenangan bagi konsumen khususnya Ibu hamil dan sang buah hati.

Berikan bumil air mineral terbaik AQUA untuk mengatasi rasa mual saat hamil dan kebutuhan cairan per harinya. Konsumsi AQUA secara teratur untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari kamu dan keluarga.

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini

Label